Review Gemastik 3, ITS Surabaya (Part I)

Gemastik (Pagelaran Mahasiswa Nasional Bid. TI dan Komunikasi) adalah acara rutin nasional tahunan yang diselenggarakan dikti selama 3 tahun belakangan ini, Budi Luhur pada gemastik kali ini punya wakil 6 tim yang terdiri dari 2 tim programming Challenge, 1 tim Game Development dan 3 tim Keamanan Jaringan. Tanggal 4 Oktober kemarin saya berangkat bersama tim dari Budi Luhur yang berjumlah 18 orang dan sejumlah dosen ke Surabaya untuk mengikuti putaran final Gemastik yang kali ini di gelar di ITS. Memorable moment, pertama kalinya naik pesawat, huahahaha.

Kebetulan saya ikut kategori Programming Challenge yang pada putaran final kali ini diikuti 20 tim, yang terdiri dari UI, ITB, STT Telkom, UGM, Ubaya, Binus, Budi Luhur dan tuan rumah ITS. Jujur saya akui bahwa mereka semua orang-orang hebat, ada yang pernah ikut TOKI (salah satu tim ITS, UI, ITB) dan ikut Olimpiade Sains (ITB dan UI), dan juara bertahan, Binus.

Saya baru pertama kali ikut Lomba Programming, soal-soal yang dihadapi pun tidak biasa, saya agak keteteran dan kesulitan di penyisihan, tapi sudah agak terbiasa ketika di ITS kemarin, mungkin karena 2 minggu sebelum final sudah latihan rutin. Ada beberapa kejadian unik ketika kompetisi dimulai, seperti ketika ada satu tim dari ITB yang menggunakan celana boxer dan kaos ke dalam ruangan saat lomba dimana tim lain menggunakan batik resmi sponsor dari Gemastik, tidak ada yang menegur karena memang tidak ada peraturan tertulis tentang pakaian yang dipakai saat lomba. Dilihat dari gelagat mereka, sepertinya mereka juga sudah biasa mengikuti kompetisi semacam ini, dan firasat saya pun benar, mereka dapat juara II, dan juara I didapat oleh tim dari UI yang menyodok ditengah-tengah karena berhasil menjawab 1 soal.

Loh, menjawab 1 soal saja bisa menang? Bisa, tapi tergantung keadaan, karena dari 8 soal yang disiapkan dan harus diselesaikan selama 5 jam, hanya 2 soal yang berhasil terjawab, masing-masing oleh tim dari ITB dan UI, sisanya menjawab tapi masih mendapatkan feedback Wrong Answer dari mesin, termasuk tim kita. Itulah mengapa pada Programming Chalenge kali ini tidak ada juara III. Peringkat sebelum freeze (1 jam sebelum waktu habis), seingat saya tim kita ada di peringkat 9-13(lupa pastinya), dan masih ada sekitar 5 tim kalau tidak salah dari Binus, UI, Ubaya (sisanya saya lupa) yang masih belum mengupload jawaban sama sekali. Sepengetahuan saya, mereka baru mengupload jawaban ketika di menit-menit terakhir. impressive! Walaupun gagal menang, yang penting sudah usaha sebisanya, dapat pengalaman yang sangat berharga, bisa bertemu orang-orang hebat, tetap senang, karena juga bisa jalan-jalan terselubung…huahaha,

Wes, nih tak kasih foto tim Mod sebelum berangkat pas hari-H di ITS, maaf kalo fotonya ndeso kabeh..(efek seminggu di Surabaya jadi medok, wakakakaka.)

FAQ :

Question : Mas kus di foto diatas yang mana sih?

Answer : Cari yang paling keren dan situ akan mendapatkan jawabannya, huahahaha….

Question : Uda, Rendangnya tambo cie…

Answer : bukan uda yang di restoran padang kale, cuma batiknya mirip….:mad:

Best Regards

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *